Langsung ke konten utamaSpot vs Perpetual (gambaran singkat perbedaan antara spot dan perpetual)
Spot
- Anda membeli atau menjual aset sebenarnya (seperti HYPE, BTC, ETH).
- Anda memilikinya secara langsung dan dapat mentransfernya keluar dari bursa ke wallet eksternal.
- Untung hanya ketika harga naik (kecuali Anda menjual yang sudah Anda miliki).
Perpetual Futures (Perps)
- Anda tidak memiliki aset, Anda memperdagangkan kontrak yang terkait dengan harganya.
- Anda dapat long (bertaruh harga naik) atau short (bertaruh harga turun).
- Tidak ada tanggal kedaluwarsa — Anda dapat memegang selama yang Anda inginkan, tetapi akan menerima atau membayar tarif pendanaan.
- Menggunakan leverage: perdagangkan ukuran lebih besar dengan modal lebih kecil (Hingga 40x Leverage).
- Tarif pendanaan menjaga harga perps sesuai dengan pasar spot.
Opsi Margin Cross vs Isolated
Posisi cross dilikuidasi ketika nilai akun (termasuk untung dan rugi yang belum direalisasi) kurang dari margin pemeliharaan dikali total posisi nosional terbuka. Margin pemeliharaan saat ini ditetapkan setengah dari margin awal pada leverage maksimum.
Posisi isolated dilikuidasi dengan logika margin pemeliharaan yang sama, tetapi satu-satunya input untuk perhitungan adalah margin isolated dan nilai nosional posisi isolated.
Opsi Leverage
Setiap pasangan memiliki opsi leverage terkait, yang dapat Anda sesuaikan menggunakan slider.
Long vs Short
Perdagangan dapat diubah menjadi long atau short.
Fitur antarmuka trading
- Lihat sebagai: Pilih trader yang tersedia atau masukkan alamat untuk menampilkan pembukaan dan penutupan perdagangan mereka yang ditumpangkan pada grafik.
- Menu tanda plus - Dengan mengklik ikon plus pada sumbu grafik, opsi Limit short, stop long atau lihat sebagai tersedia.
- Limit short: cepat mengatur order limit untuk short pada harga tersebut.
- Stop long: cepat mengatur order limit long pada harga tersebut.
Jenis Order
Order Market vs Limit
- Market: Order yang dieksekusi segera pada harga pasar saat ini
- Limit: Order yang dieksekusi pada harga limit yang dipilih atau lebih baik
Take Profit dan Stop Loss
- Take Profit: Order limit yang diaktifkan untuk mengambil keuntungan ketika harga mencapai harga yang dipilih
- Stop loss: Order limit yang diaktifkan untuk meminimalkan kerugian ketika harga mencapai harga stop yang dipilih
Reverse
- Menutup perdagangan yang dipilih dan membuka perdagangan yang sama ke arah berlawanan (mengubah long menjadi short dan short menjadi long).
Jenis Order Lanjutan
TWAP (Time Weighted Average Price)
Mengeksekusi order secara proporsional selama periode waktu yang ditetapkan.
Acak (Opsional): Jika Acak diaktifkan, ukuran setiap sub-perdagangan akan disesuaikan secara otomatis dalam rentang tertentu, biasanya hingga 20% lebih tinggi atau lebih rendah dari ukuran perdagangan asli. Namun, persyaratan lain yang ditentukan saat membuat perdagangan TWAP, seperti memastikan ukuran perdagangan acak tidak melebihi ukuran perdagangan tunggal maksimum, akan tetap diikuti.
Scale Orders
Tempatkan order secara otomatis di seluruh rentang harga.
Termasuk parameter untuk jumlah order dan jumlah skew (Rasio antara harga akhir dan awal. Misalnya jika skew ukuran adalah 2.0 maka order limit untuk harga akhir akan ditempatkan dengan ukuran dua kali lipat dari harga awal. Skew ukuran 1.0 membuat order dengan ukuran yang sama.
Stop Limit
Menjadi order limit pada harga pemicu yang ditetapkan.
Stop Market
Menjadi order market pada harga pemicu yang ditetapkan.
Chase Orders
Menempatkan order limit pada bid/ask terbaik dan terus memperbarui hingga terisi.
Chase hingga: mengatur harga untuk dikejar hingga harga melebihi batas ini.
Jarak Stalk: Harga order tetap pada jarak tetap dari bid terbaik.